Jumat, 28 Oktober 2011

SEPUTAR DEABETES

Apakah diabetesi boleh berpuasa?
Bulan puasa merupakan saat yang tepat untuk lebih dekat dengan Tuhan yang Maha Kuasa. Semua orang dapat berpuasa, begitu juga dengan diabetesi. Penderita diabetes tipe 1 boleh saja berpuasa, tapi agar terhindar dari masalah kesehatan lainnya, sebaiknya diabetesi tetap memperhatikan beberapa kondisi berikut ini:
  1. Hipoglikemik
    Hipoglikemik (hypoglycemia) merupakan kondisi saat kadar gula darah pada penderita diabetes sangat rendah. Seorang diabetesi dikatakan terkena hypoglycemia yaitu ketika gula darah mencapai <70 mg/dL, yang ditandai dengan kelaparan, kepala pusing, badan lemas, dll. Hal ini dapat terjadi ketika beraktivitas cukup tinggi tanpa mengonsumsi makanan apapun sehingga tidak adanya sumber energi yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini menyebabkan kurangnya gula darah dan kadar gula darah menjadi sangat rendah. Selain itu, pada diabetesi tipe 1 yang berpuasa, hormon glukagon yang berfungsi untuk meningkatkan kadar gula darah juga tidak berfungsi semestinya, sehingga dapat terjadi hipoglikemik ini.
  2. Hiperglikemik
    Hiperglikemik adalah kondisi saat kadar gula darah pada penderita diabetes menjadi sangat tinggi. Hiperglikemik bisa terjadi karena ketika berpuasa, tubuh akan kekurangan gula darah akibat tidak adanya makanan. Hal ini kemudian akan memicu hormon glukagon untuk memecah cadangan karbohidrat dalam tubuh menjadi gula darah. Namun demikian, yang terjadi adalah terlalu banyak karbohidrat yang terpecah menjadi gula darah. Selain itu, respon tubuh yang lain akibat kerja hormon glukagon adalah memancing tubuh untuk meningkatkan produksi gula darah sehingga justru akan menjadi berlebihan. Ketika kadar gula darah menjadi terlalu tinggi, hal ini lah yang disebut hiperglikemik. Tentunya, kondisi hiperglikemik ini juga berbahaya bagi diabetesi terutama diabetesi tipe 1.
  3. DKA (Diabetic Ketoasidosis)
    DKA juga terjadi bersamaan dengan hiperglikemik, yaitu ketika tubuh kekurangan gula darah, tubuh juga mencari sumber energi lain yaitu dengan meningkatkan oksidasi asam lemak tubuh sebagai sumber energi. Namun demikian, sebagai akibatnya, terjadi pembentukan senyawa lain yaitu senyawa keton. Senyawa ini dalam jumlah yang banyak akan mengganggu keseimbangan pH dan asam basa dalam darah. Jika terjadi dalam waktu yang lama biasanya ditandai dengan muntah-muntah ataupun dehidrasi. Umumnya, DKA terjadi pada diabetesi tipe 1 akibat berkurangnya suntikan insulin, karena dianggap tidak perlu sebagai akibat berpuasa (tidak adanya asupan makanan, sehingga dianggap tidak perlu suntikan insulin).
  4. Dehidrasi
    Ketika berpuasa, otomatis terjadi penurunan asupan jumlah cairan tubuh, dan jika terjadi pada waktu yang lama, akan berpotensi tingkatkan dehidrasi. Ditambah lagi, jika cuaca panas yang tentu saja akan meningkatkan pengeluaran keringat dari dalam tubuh.
Dengan demikian, penderita diabetes boleh saja berpuasa, namun sebaiknya memberikan perhatian khusus dalam hal nutrisinya. Untuk mengetahui tips and trick dalam berpuasa, coba cek artikel.
Referensi
Al-Arouj, Monira., et al. 2005. Recommendation for Management of Diabetes During Ramadan. Diabetes Care 28 (9): 2305-2311.

Awas! Risiko Diabetes Mengintai si Buah Hati

Awas! Risiko Diabetes Mengintai si Buah Hati Semua anak kecil pasti suka makan permen, coklat, kue, serta berbagai makanan manis lainnya. Anda mungkin membiarkan sang buah hati untuk makan makanan tersebut asalkan mereka tetap menurut dan bersikap manis. Bahkan tidak jarang juga, Anda menjanjikan makanan manis sebagai reward untuk mereka. Namun tahukah Anda apa yang akan terjadi dengan si kecil saat mereka dewasa nanti? (more…)

Tidak hanya Baik untuk Penderita Diabetes, tapi juga untuk Kesehatan Kita

Tahukah Anda? Ternyata, pola makan diabetesi dapat juga diterapkan bagi Anda yang ingin memulai untuk pola hidup sehat. Seperti apakah pola makan untuk diabetesi?
Rule of thumb (red: aturan dasar) untuk pengaturan pola makan diabetes dalam sekali makan mencakup:

  • ½ bagian sayuran seperti brokoli, wortel, tomat, atau buncis
  • ¼ bagian karbohidrat terutama karbohidrat kompleks seperti pasta atau nasi merah
  • ¼ bagian lauk seperti daging ikan, daging dada ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, atau sumber protein yang lain
(more…)

Apakah Anda Kecanduan Gula?

Apakah Anda Kecanduan Gula?Terkejut membaca judul di atas? Mungkinkah kita “mencandu” gula?
(more…)

Kuis Tingkat Risiko Penyakit Diabetes

Kuis Tingkat Risiko Penyakit DiabetesRisiko seseorang terkena diabetes dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti sejarah keturunan keluarga, pola hidup, jenis makanan yang dikonsumsi, aktivitas fisik, sampai waktu istirahat seseorang. Karena setiap orang memiliki pola hidup sehari-hari yang berbeda, tentunya risiko terkena diabetes pun berbeda! (more…)

Bayam: Baik untuk Diabetes, Baik untuk Pencernaan

Spinach & Friends: Good for Your Diabetes As Good As for Your Digestion.Wow, bayam dan sayuran hijau lainnya ternyata tidak hanya baik untuk membantu melancarkan pencernaan tetapi juga untuk mencegah diabetes1! (more…)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar