Jumat, 28 Oktober 2011

Kenali Risiko Diabetes lebih Dini


Share   
Kenali Resiko Diabetes lebih DiniDiabetes merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan pada kerja hormon insulin, yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Hormon insulin merupakan hormon yang mengatur metabolisme glukosa dalam darah. Pada penderita diabetes, gangguan tersebut menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan dikenal dengan istilah “hyperglycemia”. Hyperglycemia menyebabkan keberadaan glukosa pada urine penderita diabetes. Hal inilah yang menyebabkan diabetes sering disebut juga dengan penyakit “kencing manis”1.Pada umumnya diabetes di deteksi dengan menggunakan kadar gula darah puasa (Fasting plasma glucose). Jika kadar gula puasa Anda lebih dari 100 mg/dL maka bisa jadi Anda beresiko terkena diabetes. Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa tidak hanya dengan kadar gula puasa , kini resiko diabetes bisa diprediksi oleh kandungan LDL, HDL, Trigliserida, serta asam urat Anda.
Penelitian yang dilakukan di India, negara dengan populasi diabetes yang tinggi menunjukkan bahwa insulin resistance dipengaruhi oleh keadaan dyslipidemia (keadaan trigliserida berlebih, kadar HDL yang rendah, serta LDL yang tinggi ) 2.
Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian lain yang menunjukkan bawah kandungan trigliserida yang tinggi ( ≥ 130 mg/dL) akan menyebabkan resiko diabetes bertambah sebesar 2.30 kali, sementara pada jika level Trigliserida rendah ≤ 130 mg/dL akan menyebabkan resiko diabetes berkurang sebesar 0.46 kali. Pada penelitian yang sama, juga digunakan parameter rasio Trigliserida dan HDL. Pada individu yang normal kandungan HDL berada pada jumlah yang tinggi (karena HDL merupakan kolesterol yang baik untuk fungsi tubuh), sementara trigliserida seharusnya berada pada level rendah. Jika rasio Trigliserida-HDL ≥ 1.8 (3.0) (Trigliserida Tinggi) dan HDL rendah, maka resiko terkena diabetes akan meningkat 2 kali lipat 3.
Selain ketiga indikator di atas, Asam urat juga merupakan indikator lain yang dapat memprediksikan adanya resistensi kerja insulin yang merupakan bagian dari gejala diabetes. Hasil penelitan yang dilakukan di Bosnia, menunjukkan bahwa pada individu yang menderita diabetes jumlah serum asam urat cenderung mengalami peningkatan. Dengan demikian pada individu yang mengalami gangguan resistensi insulin asam urat dapat menjadi salah satu indikator 4,5.
Jadi selain kadar gula darah puasa, risiko diabetes kini juga dapat dideteksi melalui kandungan trigliserida, HDL, LDL, serta asam urat Anda. Sudahkah Anda mengecek nilainya?
References
  1. American Diabetes Association. 2009. Diabetes Basics. http://www.diabetes.org/diabetes-basics/
  2. Misra , A and N.K. Vikram. 2002. Insulin resistance syndrome (metabolic syndrome) and Asian Indians CURRENT SCIENCE 83 (12) : 1483-1496.
  3. McLaughlin, et al. 2003. Use of Metabolic Markers To Identify Overweight Individuals Who Are Insulin Resistant. Ann Intern Med.139:802-809.
  4. Causevic, et al. 2010. Relevance of Uric Acid in Progression of Type 2 Diabetes Mellitus. Bosnian Journal of Basic Medical Sciences 10 (1): 54-59.
  5. Nan, et al. 2010. Serum uric acid, plasma glucose and diabetes. Diabetes & Vascular Disease Research 7(1) 40– 46

Tidak ada komentar:

Posting Komentar