Diabetes bukan berarti tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali. Pilihlah karbohidrat yang dipecah secara perlahan-lahan dalam tubuh yaitu dengan nilai GI rendah, sehingga energi dalam tubuh Anda tetap tersedia dalam waktu yang lama. Konsumsi roti gandum, serelia, polong-polongan, sayuran, dan buah-buahan segar. Ya! Anda dapat mengkonsumsi buah-buahan meskipun terasa manis. Hal terpenting adalah konsumsi jumlah karbohidrat secara tepat pada setiap jam makan Anda. Konsultasi dengan ahli nutrisi akan membantu Anda dalam menentukan jenis dan jumlah karbohidrat yang tepat!
Mulai tetapkan goal tujuan Anda secara realistis. Penurunan berat badan hingga mencapai berat badan ideal ternyata dapat menghindarkan Anda dari komplikasi diabetes, karena membantu menurunkan kadar gula darah dan tekanan darah, serta meningkatkan profil lemak dalam tubuh. Selain itu, Anda akan memiliki cukup energi dalam tubuh.
Bagaimana caranya? Prinsipnya, bakarlah kalori lebih banyak daripada kalori yang Anda konsumsi. Hindari goreng-gorengan juga menjadi salah satu tips praktis untuk mengurangi asupan lemak tubuh Anda.
Jika Anda kurang tidur, akan memacu kenaikan gula darah dan secara otomatis juga lebih menstimulasi Anda untuk mencari makanan-makanan yang tinggi karbohidrat. Hal ini akan memicu peningkatan berat badan, yang akan memicu komplikasi penyakit dalam tubuh seperti penyakit jantung dan ginjal.
Jadi, cukupi kebutuhan tidur Anda yaitu sekitar 7-8 jam per hari. Jika Anda memiliki gangguan tidur, mulailah coba konsultasi dengan dokter Anda untuk mulai memperbaiki kebiasaan tidur Anda. Ingat! Kebiasaan tidur yang baik akan membuat Anda mengikuti pola hidup sehat juga tentunya.
Pilih jenis olahraga yang memang Anda sukai, misalnya berjalan kaki, menari, atau hanya sekedar berjalan di tempat ketika Anda sedang menelepon. Lakukan hal itu selama sekitar 30 menit per hari nya, bahkan boleh ditambahkan sesuai dengan kemampuan Anda. Berolahraga dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung, kolesterol, dan tekanan darah, serta menurunkan berat badan. Olahraga juga mampu mengurangi stress dan membantu Anda untuk mengurangi asupan obat-obatan diabetes.
Terkadang, secara rutin memeriksa kadar gula darah Anda mampu membantu dalam menghindari komplikasi diabetes. Selain itu, Anda juga mampu memantau bagaimana pengaruh asupan makanan dan pola olahraga Anda terhadap kadar gula darah Anda, apakah program itu berhasil atau tidak? Dokter Anda dapat memberikan range target level kadar gula darah Anda. Semakin dekat Anda dengan target gula darah, maka tentunya kesehatan Anda akan semakin baik.
Saat Anda menderita diabetes, stress dapat menjadi salah satu hal yang akan memicu kenaikan kadar gula darah Anda! Hindari atau atur level stress Anda baik secara fisik maupun secara mental. Pelajari teknik mengatur stress yang baik. Teknik relaksasi seperti yoga, latihan pernapasan, atau meditasi mungkin bisa efektif terutama bagi penderita diabetes tipe 2.
Kurangi jumlah garam dalam makanan Anda. Tentunya, kurangnya kadar garam akan membantu menurunkan tekanan darah Anda dan melindungi kesehatan ginjal. Salah satu cara yang nyata adalah hindari makanan-makanan yang diproses/makanan instant, karena biasanya mengandung kadar garam yang tinggi. Gunakan bumbu-bumbu tradisional atau rempah-rempah untuk menyedapkan masakan Anda daripada menggunakan garam.
Penyakit jantung bisa menjadi salah satu akibat dari komplikasi diabetes. Anda harus secara teratur memeriksa tekanan darah Anda dan nilai kolesterol.
Target tekanan darah Anda adalah harus di bawah 130/80 mmHg, nilai kolesterol LDL di bawah 100 mg/dL, HDL > 40 mg/dL, dan nilai trigliserida < 150 mg/dL.
Diabetes akan meningkatkan resiko infeksi dan memperlambat kemampuan tubuh dalam proses penyembuhan, sehingga benar-benar perhatikan luka apapun pada tubuh Anda meskipun berukuran sangat kecil. Secara benar, bersihkan luka tersebut dan gunakan salep pembersih dan pembalut yang steril. Jika selama beberapa hari tidak membaik, segeralah konsultasikan dengan dokter Anda. Perhatikan kaki Anda setiap hari terutama supaya tidak terjadi luka, bengkak, atau lebam apapun. Gunakan krim pelembab sehingga kulit kaki tidak pecah-pecah.
Bagi para penderita diabetes yang merokok memiliki resiko kematian 3 kali lebih besar karena penyakit jantung dibandingkan yang tidak merokok. Berhenti merokok akan melindungi jantung dan paru-paru Anda. Konsultasikan dengan dokter tentang cara-cara yang efektif untuk berhenti dari kebiasaan merokok ini.
Tetap konsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi seperti buah berry (strawberry, blueberry, dll), pomegranate, kiwi. Konsumsi ikan laut dengan kandungan omega-3 yang tinggi dan sayur-sayuran hijau juga berpotensi untuk tetap menjaga kesehatan Anda. Hindari juga lemak jenuh (saturated fats dan asam lemak trans).
Jadwalkan konsultasi berkala dengan dokter Anda sekitar 2-4 kali per tahunnya. Jika Anda menggunakan insulin untuk menyeimbangkan kadar gula darah Anda, mungkin Anda perlu konsultasi lebih sering lagi. Selain itu, jadwalkan pula medical check up secara berkala untuk memeriksa kesehatan mata, ginjal, jantung maupun organ tubuh yang lain. Kunjungi juga dokter gigi Anda 2 kali setahun, namun pastikan untuk tetap memberitahu selama pemeriksaan dilakukan, bahwa Anda memiliki diabetes sehingga prosedur yang sesuai dapat dilakukan.
Reference:
- 1. WebMD. 2010. 12 Tips to Avoid Diabetes Complications. www.webMD.com [26 July 2010].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar